Putaran kedua Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, menjadi akhir pekan yang penuh perjuangan bagi Astra Honda Racing Team (AHRT). Skuad asal Indonesia ini terus konsisten bersaing di barisan depan pada kelas Asia Production 250cc (AP250), Supersports 600cc (SS600), dan Asia Superbike 1000cc (ASB1000).
Meski harus menghadapi akhir pekan yang menantang akibat insiden crash dan kendala cedera pebalap, AHRT kembali membuktikan ketangguhannya dengan mengamankan poin-poin krusial sebelum melanjutkan kompetisi ke seri berikutnya di Mobility Resort Motegi, Jepang.
Di kelas AP250, Rheza Danica Ahrens kembali mendulang poin penting setelah membawa CBR250RR miliknya finis di posisi keempat pada race 2 dengan catatan waktu 20:03.673. Setelah melewati empat balapan, Rheza kini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara dengan total 64 poin, hanya terpaut 22 angka dari pemuncak klasemen. Kontribusi poin juga diberikan oleh rekan setimnya, Irfan Ardiansyah, yang membantu menjaga posisi Astra Honda Racing Team di peringkat kedua klasemen tim kelas AP250 dengan 75 poin.
Nasib berbeda dialami kelas Supersports 600cc. Fadillah Arbi Aditama menunjukkan performa heroik meski harus menahan rasa sakit akibat cedera yang dialaminya di awal akhir pekan. Bertarung di atas CBR600RR dengan kondisi fisik yang tidak fit, Arbi tetap tampil all-out dan berhasil finis di posisi kedelapan (20:11.410). Hasil ini memberinya poin tambahan yang menempatkannya di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 38 poin.
Nasib kurang beruntung dialami Herjun Atna Firdaus. Setelah tampil memukau di posisi keempat pada race 1, perjuangannya di race 2 harus terhenti lebih awal akibat terjatuh di lap keempat saat sedang bersaing ketat di grup tengah. Beruntung, Herjun tidak mengalami cedera serius dan tetap optimis menatap seri Jepang. Meski gagal finis (DNF), ia masih menduduki peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 38 poin.
Pada kelas tertinggi ASB1000, Mohammad Adenanta Putra terus menunjukkan konsistensinya. Pebalap berusia 22 tahun ini berhasil finis di posisi ketujuh setelah melewati pertarungan sengit di atas CBR1000RR-R. Adenanta kini berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 34 poin saat musim kompetisi mulai memasuki fase krusial.
Usai merampungkan seri Buriram, Astra Honda Racing Team langsung mengalihkan fokus ke Putaran 3 di Motegi, Jepang. Sirkuit di Negeri Sakura tersebut diprediksi akan menyuguhkan tantangan yang berbeda total dengan Buriram, terutama dengan karakteristik elevation changes (perubahan ketinggian) serta titik pengereman yang ekstrem (heavy braking).
?
WHAT OUR RIDERS SAY
?
“Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di seri berikutnya.”
?
“Sejak sesi warm-up, saya mencoba strategi berbeda meski masih menahan sakit. Rencana saya adalah langsung menyerang sejak awal agar tidak tertinggal rombongan seperti kemarin. Sayangnya, kombinasi rasa sakit dan kurangnya kecepatan pekan ini membuat saya kesulitan bertahan. Saya berharap punya cukup waktu untuk pemulihan cedera punggung ini sebelum Motegi.”
?
“Sayang sekali hari ini saya harus crash, itu murni kesalahan saya. Namun, semua orang di paddock sudah bekerja sangat keras. Secara mental, saya masih merasa sangat siap untuk menghadapi seri Jepang nanti. Sampai jumpa di Jepang!”
?
“Pekan ini menjadi pengalaman berharga buat saya. Meskipun tidak meraih podium, tapi saya mendapatkan poin yang penting untuk klasemen. Pada putaran berikutnya di Motegi, saya akan berusaha lebih kuat dan mengincar kemenangan bersama tim yang terus memberikan usaha terbaiknya."
?
“Saya sudah berusaha maksimal hari ini. Hasilnya memang belum sesuai harapan, tapi saya telah memberikan segalanya untuk membantu tim bersaing di grup depan. Terima kasih kepada Astra Honda Racing Team dan para mekanik atas kesempatannya. Saya berharap bisa terus berkembang dan memberikan hasil yang lebih baik ke depannya.”